Judul : True Love
Jenis teks : Puisi
Ketika sejuta masalah menimpamu bertubi - tubi
Ketika semua telah mengecewakanmu
Ketika semua tak lagi mengutamakanmu
Ketika tak ada lagi harapan untukmu
Seakan kau hidup hanya untuk kami
Melakukan segala hal demi kami
Memperjuangkan segalanya demi kami
Meski dosa sekalipun
Walau sering kami tak menghargai
Tetap mencintai kami
Walau kami semakin tumbuh dewasa
Lalu mulai sibuk dengan urusan masing - masing
Walau kami beranjak dewasa
Kami tetap prioritasmu
Kau tetap berjuang demi kami
Kau tetap khawatir dengan kami
Kau taruhkan seember keringat demi setitik kebahagian kami
Kau memikirkan apa yang kami lakukan hari ini,
Apa yang kami makan hari ini,
Apa yang kami alami hari ini ...
Walau kami tidak melakukan hal itu padamu
Kami tahu,
Kami jauh dari harapanmu
Tetapi mengapa kau tetap melakukan segala hal,
Demi membahagiakan kami
Sejuta sakit yang kau derita
Sejuta upaya yang kau kerahkan
Lelah yang kau rasakan
Namun tak ada yang bisa kami berikan
Hanya kekecewaan....
dan kekecewaan
Kami rindu saat - saat kita menghabiskan waktu bersama
Saat kau adalah satu - satu nya yang kami cintai
Saat tak ada air mata membasahi wajah indahmu
Usiamu yang tak lagi muda
Kami berharap kau tetap berada disamping kami
Izinkan kami membalas jasamu...
Walau hanya setitik saja
Izinkan kami tetap bersamamu ...
Karena kami yakin ...
Hanya kau lah yang mencintai kami....
Tulus....
Yang lahir dari nalurimu....
Ibu....
Kami mencintamu...
Puisi ini saya persembahkan untuk Ibu saya tercinta. Ibu, maafkan putrimu ini yang selalu membuatmu menangis. Maafkan anak - anak mu yang selalu menyakitimu. Kami mencintaimu...
Sangat mencintaimu....
No comments:
Post a Comment